Sebenarnya aku tak suka menulis tentang apa yang aku rasakan, aku lebih suka berada diantara mereka untuk melihat mereka, mendengar mereka dan ikut pada mereka. Daripadanya aku mentransformasikan setiap detik waktu mereka pada bait bait yang kupunya. Daripadanya juga aku mendeliver setiap tangan tangan penuh harapan. Daripadanya juga aku melukis basah tiap keringat yang menetes. Lain pada malam ini kurasa, tidak ada bait, tangan, bahkan keringat yang kupunya. Hanya pada semua-muanya. Segila-gilanya, sebingung bingungnya. Bersandar pada seat kereta Bogor-Jakarta kota yang mungkin sekitar 70-80 derjat sudutnya. Merebahkan setiap penat dan mengistirahatkan setiap rindu. Dengan jemari bergadget ria entah sedang mengapa dan apa maunya.
Depok-Jakarta
4/7/2018
Depok-Jakarta
4/7/2018
Komentar
Posting Komentar